Subscribe:

Labels

5 Agu 2011

Niat Mudik Malah Jadi Korban Pembiusan Dalam Bus

Lebaran semakin dekat. Aksi kejahatan pun semakin meningkat. Di Ponorogo, Jawa Timur, seorang penumpang bus kehilangan semua harta bendanya. Bahkan, korban yang diduga terpengaruh obat bius, tak sadarkan diri dan harus di dirawat di rumah sakit umum  daerah Doktor Harjono Ponorogo.

Dalam kondisi tak sadarkan diri, korban pembiusan dalam bus ini, terus meronta saat tim medis rumah sakit Doktor Harjono Ponorogo, hendak memberikan perawatan.
Bahkan, korban yang belum diketahui identitasnya ini, berusaha meronta dan ingin melepas jarum infus yang dipasang di tangan. Akibat perbuatannya, tangan korban berdarah.
Sejumlah polisi yang datang ke rumah sakit, tidak menemukan apapun pada diri korban. Polisi hanya menemukan sejumlah pakaian serta tiket bus dari Surabaya tujuan Ponorogo. Serta tiket kapal dari Kalimantan tujuan Surabaya, atas nama Suparni, yang masih berusia 29 tahun. Sedangkan alamat korban tidak ada.
Korban, pertama kali ditemukan tak sadarkan diri di atas bus di terminal Selo Aji Ponorogo. Karena kondisinya parah, korban dibawa ke garasi. Karena kondisinya parah, korban dilarikan ke rumah sakit.
Didik, tukang ojek teminal Selo Aji, berkata, “Tadinya mau turun sini, habis itu gak jadi, terus dibawa ke garasi, tau tau dari garasi sampek sini sudah gak sadarkan gitu, terus langsung dilarikan polisi ke rumah sakit pakek mobil patroli, orang mana gitu tau mas, belum tau, menurut kru bus diketahuinya pingsan dari mana tadi mas, dari Surabaya sampek Madiun itu bilangnya masih sadar, terus kondekturnya turun, pas mau turun sini itu gak sadarnya, jadi gak sadarnya perjalanan dari Madiun ke Ponorogo.”
Djunaidi, tim medis RSUD Doktor Harjono Ponorogo.”Kadang kadang korban mengigau, dia diambang batas sadar, ini korban pembiusan, mungkin obat yang diberikan dalam minuman, dan dosisnya terlalu tinggi.”
Untuk mengetahui secara pasti kejadian ini, polisi akan menunggu kesadaran korban normal kembali. Sehingga, apa yang dialami korban, bisa diketahui secara pasti (

Tidak ada komentar:

Posting Komentar