Subscribe:

Labels

1 Jul 2011

4 Wakil mantan anggota DPRD Divonis 1 Tahun

Sebanyak 4 mantan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004 lalu, divonis majelis hakim satu tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara, dalam siding di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, Rabu (14/6). Selain itu, mereka juga dikenai uang pengganti bervariasi.

Ke-4 terdakwa yaitu Joko Santoso, Sony Sunarso, Hidang Jadi dan Haryo Indro Cahyono. Putusan itu, lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider 4 bulan penjara. Masing-masing terdakwa dituntut mengembalikan uang pengganti bervariasi dari Rp 115,5 juta-Rp 97,4 juta.
“Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 3 ayat 1 UU Nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi. Atas perbuatannya itu terdakwa divonis satu tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim Nanik Handayani SH.
Selain itu, terdakwa dikenai uang pengganti terdakwa Joko Santoso Rp 115,5 juta, Sony Sunarso Rp 113,5 juta, Hidang Jadi Rp 97,4 juta dan Haryo Indro Cahyono Rp 97,4 juta. Majelis hakim meminta terdakwa untuk berkonsultasi menyikapi putusan itu dengan konsultasi Penasehat Hukum (PH).
Atas putusan itu, baik terdakwa maupun PH langsung mengajukan banding. “Putusan majelis hakim terasa memberatkan, sisi lain ada sejumlah keterangan saksi tidak masuk dalam pertimbangan hukum,” ujar Masri Mulyono SH. Sedangkan, JPU Nur Amin SH menyatakan pikir-pikir atau konsultasi dengan pimpinan.
Baca Selengkapnya >>

Disekap Perampok


Aksi perampokan disertai kekeran menimpa rumah dr Bambang Suprapto Ms Ag warga Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Pelaku berjumlah 5 orang memasuki rumah korban, langsung menyekap korban

“Korban sempat disekap dengan menutup mulutnya pakai lakban dan memborgol tangannya. Satu pelaku sempat geram terhadap korban yang enggan memberitahu lokasi atau tempat barang berharga milik korban. Sertamerta pelaku menghujamkan senjata tajam ke korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Eko Rudianto, Sabtu (25/6).
Naas, tusukan itu dihindari korban, justru mengenai lengan kiri sesama pelaku. Pelaku terkena sabetan senjata tajam rekan sendiri, akhirnya menusuk pundak belakang korban, Kejadian itu, tak pelak mengundang keributan didalam rumah dan terdengar warga sekitar kebetulan tengah berjaga.
Dilaporkan sebelum pelaku kabur, sempat membawa kabur satu unit Black Berry, ponsel CDMA dan sejumlah uang. Diduga pelaku saat menjalankan aksinya memakai 2 unit motor, langsung kabur dengan kecepatan tinggi serta meninggalkan satu rekannya yang terluka.
Mengetahui kedatangan warga, sejumlah pelaku langsung kabur dan naas satu pelaku semoat dibekuk warga serta menjadi bulan-bulanan. Kebringasan warga dapat dihentikan tokoh setempat, lalu membawa pelaku ke Polsek Manguharjo. Menyinggung identitas pelaku, AKP Eko Rudianto enggan menyebutnya.
“Saya mohon maaf, identitas pelaku belum bisa kami jelaskan saat ini, sebab kasus masih dalam penanganan. Saya juga berharap kawanan pelaku kabur itu secepatnya dapat tertangkap,” ujarnya penuh harap
Baca Selengkapnya >>

Fanny Febriana Saat Menikah Impikan Glenn Fredly


Fanny Febriana segera melepas masa lajangnya dengan Zacky Badrudin. Namun, bintang film True Love ini malah memimpikan kehadiran Glenn Fredly di hari pernikahannya.

Tapi jangan salah sangka dulu. Fanny hanya ingin Glenn hadir sebagai penyanyi yang mengiringi acara pernikahannya di Bandung, Jawa Barat awal Juli nanti.

"Aku ingin banget nanti ada lagu-lagu Glenn Fredly dan ingin ngundang tapi kayaknya enggak bisa," ungkap Fanny saat ditemui di screening film True Love di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2011).

Bintang film Lost in Papua ini tak mau menggelar pesta pernikahan yang mewah. Wanita kelahiran Bandung, 29 Januari 1985 ini hanya ingin menggelar pesta yang intim dengan tamu undangan.

"Yang pasti aku memimpikan dari dulu yang enggak macam-macam. Aku tuh ingin nikah yang dekat sama tamu dan semuanya dibikin nyaman dan berkecukupan
Baca Selengkapnya >>

PT Bank Mutiara Optimistis Raih Izin Buka Private Banking


PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) sangat optimistis bila Bank Indonesia akan segera memberikan izin untuk membuka private banking di bank eks Century ini.

"Tahun ini buka, saya yakin bisa buka," ungkap Direktur utama Bank Mutiara Maryono, ketika ditemui wartawan di Jakarta, Kamis (30/6/2011).

Lebih lanjut, Maryono menjelaskan mengenai izin private banking ini tinggal menunggu keputusan Bank Sentral. Bank Mutiara pun sudah dipanggil BI untuk diproses.

"Sedang diproses private banking, sudah dipanggil, semoga tidak terlalu lama. Kami sudah memberikan alasan-alasan layanan apa yang harus dilakukan," tambahnya.

Seperti diketahui, Bank Mutiara belum diberikan izin oleh BI dalam private banking, tetapi Bank eks Centry ini punya banyak nasabah elit yang mempunyai saldo Rp500 juta ke atas.

Walaupun punya nasabah elit, namun Bank Mutiara sampai sekarang tidak boleh menjual produk produk Wealth Management seperti Danareksa dan sebagainya. Dan inilah yang sedang ditunggu oleh Bank Mutiara.
Baca Selengkapnya >>

Ciptakan Suasana Sex di Ruang Makan


makan adalah bagian yang sama penting dengan ruang keluarga dalam sebuah rumah. Karena interaksi antaranggota keluarga dilakukan di sini, Anda perlu menciptakan desain ruang makan yang nyaman, hangat, dan akrab.

Kehadiran ruang makan pada masa sekarang mungkin yang paling penting di dalam rumah. Hal ini terutama karena kehadiran ruang makan juga berfungsi sebagai tempat berkumpul bersama keluarga untuk menghabiskan waktu yang berkualitas usai beraktivitas seharian. Kerap kali perbincangan hangat dalam keluarga terjadi di ruangan ini.

Bahkan di rumah tinggal yang luasnya amat terbatas, ruang makan sering dijadikan ruang multifungsi. Sebagai ruang makan, tempat duduk sembari menonton televisi, bahkan tempat si buah hati mengerjakan tugas. Oleh karena itu, jagalah keakraban tersebut dengan cara menciptakan ruang makan yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Selain kenyamanan, faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan adalah penekanan pada fungsi, gaya, serta penghematan ruang. Dan yang tak kalah penting adalah pemilihan warna pada ruang makan sehingga memunculkan kesan yang nyaman, akrab, juga intim. Penerapan warna-warna pada ruang makan ditengarai mampu menciptakan mood dan nafsu makan.

Mungkin Anda tidak menyadari, sebagian mood manusia dipengaruhi pula oleh warna yang dilihat. Menurut para ahli, beberapa warna memiliki arti besar dalam pikiran manusia. Warna-warna itu juga ternyata memengaruhi manusia untuk bertindak, memutuskan, berpikir, sampai bertingkah laku spontan.

Karena itu, jangan sampai salah pilih warna saat mendekorasi ruang makan. Kalau salah pilih, justru akan membuat mood makan Anda turun drastis.

”Harus berani (memilih warna). Warna yang sangat kuat akan bekerja luar biasa di ruang makan sehingga menciptakan suasana yang benar-benar dramatis, atmosfer yang intim, dan tempat yang tepat untuk mencari hiburan,” kata Sarah Cole, direktur Farrow & Ball seperti dilansir laman lovehome.co.uk.

Farrow & Ball adalah perusahaan manufaktur penyedia cat dinding dan wallpaper ternama asal Inggris. Saat mulai memilih warna, Sarah meminta Anda untuk mengatur suasana hati. Gunakan sebuah mood board, yaitu papan yang berisi komposisi gambar-gambar yang bakal digunakan sebagai referensi desain yang ingin diwujudkan.

Mood board akan mengungkapkan gambaran awal bagaimana suasana, warna, dan tema yang hendak diwujudkan. Melalui mood board, Anda akan menyatukan corak antara harmonisasi palet, tekstur, serta rasa sebuah ruangan. Menurut Sarah, merah adalah warna yang tepat untuk merangsang nafsu makan, yang memang menjadi favorit bagi masyarakat kebanyakan.

Merah yang bisa dipilih termasuk merah tua dengan semburat magenta hingga merah keungu- unguan seperti buah terong.

”Kesempurnaan dan kehangatan (merah) membuat warna ini menjadi pilihan ideal untuk ruang makan yang biasanya selalu diterangi cahaya lilin,” ujar Sarah.

Corak terakota dan cokelat yang bersahaja juga pilihan yang baik untuk ruang makan. Jika Anda masih sungkan menggunakan warna- warna yang kuat, coba sapukan cat hanya pada satu dinding aksen dan cat dinding yang tersisa dalam nada netral yang berbeda.

Lanjutkan tema aksen ini pada nuansa meja makan, perabot,dan aksesorinya. Kuning juga merupakan warna yang bisa memberi atmosfer pada rangsangan Anda secara visual terhadap makanan yang tersaji.

Warna-warna ini tanpa Anda sadari mendominasi warna makanan,terutama buah-buahan yang dikonsumsi sehari-hari. Karena itu, tak salah jika di ruang makan Anda memberi warna merah dan kuning sebagai salah satu warna yang bisa meningkatkan selera makan.

Coba Anda cermati rumah makan dan restoran, kedua warna tersebut sering menjadi pilihan pemiliknya.Soal bagaimana caranya agar warna-warna itu terlihat menarik, Anda perlu mengombinasikannya dengan bentuk-bentuk yang sederhana, seperti bentuk geometris dan elemen garis-garis.

Jika ruang makan Anda tidak terlalu luas, Anda bisa menempatkan sebuah meja makan mungil di sana. Anda harus menghindari pink dan ungu tua karena warna tersebut kabarnya dapat menekan nafsu makan sehingga pertanda buruk bagi pemilihan suasana di ruang makan.

Warna-warna yang tajam dan terlalu mencolok dapat diterapkan pada perlengkapan sebagai aksendanaksesori, tapitidakpada dinding ruangan. Warna biru juga bukan pilihan yang tepat pada desain warna ruang makan karena dapat mengirimkan ”pesan” yang salah di alam bawah sadar manusia ketika Anda menyajikan makanan, yang pada akhirnya menciptakan suasana kurang intim antara anggota keluarga.

Biarkan suasana ruang makan terang-benderang. Saat malam hari, ruang makan biasanya selalu dijadikan titik sentral untuk menciptakan sebuah atmosfer rumah. Penggunaan lampu hias yang menjulur rendah atau sebuah chandelier mampu menambah efek keintiman, terutama jika di meja makan serta bufet ditaruh lilin.

Namun, harap diingat, jangan menempatkan lilin beraroma yang biasanya untuk ruang tamu atau kamar tidur karena akan membuat rancu aroma makanan.
Baca Selengkapnya >>

Anang Buru-Buru Ingin Boyong Ashanty ke Rumah Barunya


Anang Hermansyah telah membeli sebuah rumah baru di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat. Anang tak sabar memboyong pasangan duet sekaligus kekasihnya Ashanty ke rumah yang ditaksir seharga Rp7 miliar itu.

"Belum pindah. Mudah-mudahan secepatnya, akhir tahun ini sudah bisa pindah," kata Anang yang ditemui di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2011) malam.

Mantan suami Krisdayanti ini masih terganjal dengan renovasi rumah berlantai dua itu. Musisi yang piawai menciptakan lagu itu ingin memoles rumah hingga bentuknya menjadi sesuai keinginannya.

"Masih mau dirapihin dulu," tambah lelaki asal Jember, Jawa Timur itu.

Ashanty yang menemani Anang menambahkan, mereka belum terpikir akan melakukan renovasi seperti apa karena sekarang ini masih sibuk dengan proyek duet.

"Mas Anang masih mau renovasi lagi. Tapi belum kepikiran interiornya mau seperti apa," ucap Ashanty.

Sama seperti Anang yang ingin segera menempati rumah baru, begitu juga dengan kedua anaknya, Aurel dan Azriel.

"Kalau mereka sih mau cepat-cepat rumahnya jadi karena ingin beli isinya (perabot) karena anak cewek kan ribet dengan pernak-pernik. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa pindah," harap Anang
Baca Selengkapnya >>

PTN & PTS Bukti Diskriminasi SNMPTN:


30 Juni 2011, ratusan ribu peserta SNMPTN menantikan hasil ujian mereka. Bagaikan sidang di pengadilan, mereka rasanya tidak sabar menunggu keputusan. Apakah lulus atau melupakan impian menyandang gelar mahasiswa.

Tentu setiap keputusan adalah hasil terbaik. Tidak heran, bagi yang lulus menyambutnya penuh suka cita. Sedangkan, yang tidak lulus berduka, murung dan memendam kecewa. Sedih karena kehilangan kesempatan mencicipi bangku kuliah. Tapi, kompetisi selalu meninggalkan kemenangan dan kekalahan.

Berakhirnya SNMPTN menandai terbukanya masa baru pascapelajar. Hasil SNMPTN 2011 sendiri berhasil menjaring 118.233 calon mahasiswa dari 540.953 jumlah peserta SNMPTN jalur ujian tertulis/keterampilan. Jumlah tersebut terdiri dari 56.856 orang kelompok IPA dan 61.377 orang kelompok ujian IPS.

Fenomena maraknya keinginan masuk kampus negeri sulit terbantahkan. Apologi masyarakat Indonesia, kampus negeri lebih bagus kualitasnya dan biaya lebih terjangkau. Dampaknya, seringkali kampus swasta sepi peminat. Konteks ini, membuat banyak lulusan SMA/SMK/MA menetapkan pilihan hati mengikuti SNMPTN.

Secara jujur, eksistensi kampus negeri memang lebih bisa menarik minat. Maraknya keinginan mengikuti SNMPTN menjadi sebuah bukti. Itu belum menyusul agenda ujian jalur mandiri. Meski mahal, peminatnya masih saja banyak. Tuduhan liberalisasi pendidikan tak menggoyahkan jalur mandiri sepi peminat.

Subyektivitas memilih kampus negeri sebenarnya tidak selalu tepat. Kita dapat melihat, banyak kampus swasta Indonesia berkualitas dan berprestasi seperti Universitas Gunadarma dan Binus. Artinya, persepsi yang terbentuk di masyarakat seharusnya bisa terbantahkan. Jadi, dapat dikatakan kemantapan hati mahasiswa lebih cenderung persepsi masyarakat, pemerintah dan keinginan orangtua. Pertimbangan akreditasi dan ranking perguruan tinggi masih terpinggirkan.

Fakta itu semakin membuat miris, sebab pemerintah sendiri secara tidak langsung membantu penguatan opini publik. Dalam perkembangan RUU Perguruan Tinggi misalnya dari 82 pasal, hanya empat pasal mengatur pendidikan swasta. Kondisi ini merugikan kampus swasta sebab berdampak minat mahasiswa semakin rendah masuk kampus swasta.

Jika terus dibiarkan, diskriminasi kampus akan menghasilkan dampak negatif. Pertama, semakin terpinggirkannya kampus swasta yang notabene bentuk partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan. Termarginalkannya kampus swasta juga menghasilkan ekses makin menjauhnya cita–cita besar "mencerdaskan kehidupan bangsa". Sebab perlu diingat, daya tampung PTN terbatas.

Kedua, masyarakat akan semakin menciptakan diskriminasi negeri dan swasta. Masyarakat akan semakin mencitrakan diri PTN lebih bergengsi. Sehingga PTS akan dianggap kampus kelas dua dan hasil “buangan” calon mahasiswa yang gagal SPMB. Kondisi negatif ini bukan tidak mungkin menciptakan disparitas antarkampus.

Seharusnya pemerintah lebih memposisikan diri sebagai wasit. Sehingga jaminan kualitas dan biaya PTN dan PTS dapat berjalan pada posisi seimbang. Keseimbangan peran pemerintah membantu calon mahasiswa dapat lebih obyektif memilih.

Sebelumnya, penulis mengucapkan selamat bagi yang lulus SNMPTN. Untuk calon mahasiswa yang gagal, jangan putus asa. Berjuanglah kembali tahun depan atau mulai sekarang memilih kampus swasta berkualitas. Percayalah, pekerjaan pasca kampus adalah takdir yang harus diraih dengan tangan sendiri, bukan hanya mengandalkan predikat PTN dan PTS saja.

Baca Selengkapnya >>